Sore ini Rupiah Menguat Menjadi 13.323 per dolar AS

JAYABAYA.AC.ID, JAKARTA - Sore ini, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, bergerak menguat sebesar 32 poin menjadi Rp13.323, dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.355 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova mengatakan, "Sentimen dari Standard & Poors (S&P) yang menaikan peringkat Indonesia menjadi level layak investasi atau investment grade membalikkan arah pergerakan rupiah menjadi positif."

Dengan kenaikan peringkat itu membuat selera investor asing untuk berinvestasi di dalam negeri akan terus meningkat. Selain itu, kenaikan peringkat itu menunjukan risiko investasi di Indonesia menjadi rendah, katanya. "Investasi di dalam negeri menjadi lebih menarik dan aman."

Kebijakan-kebijakan pemerintah yang telah dikeluarkan tampaknya membuahkan hasil, menurutnya. Pengelolaan fiskal yang terjaga serta gencarnya pembangunan infrastruktur diperkirakan menjadi salah satu faktor yang dinilai positif oleh S&P.

Harga minyak mentah dunia yang mengalami peningkatan juga turut menjadi faktor yang menopang rupiah. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 1,05 persen menjadi 49,87 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 1,10 persen menjadi 53,09 dolar AS per barel.

Sementara itu, analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan, keputusan S&P itu memberikan harapan bahwa fundamental ekonomi nasional terjaga dengan baik meski sempat dibayangi gejolak politik di dalam negeri. "Dengan keputusan S&P itu maka fluktuasi rupiah akan terjaga dalam jangka panjang dan tidak rentan terkoreksi."

Posted in Bewara on May 19, 2017


Share to :