Stiker Barcode di Kaca Mobil Baru Sebaiknya Dilepas

JAYABAYA.AC.ID, JAKARTA - Produsen otomotif menggunakan barcode atau tanda batang untuk produksi mobil-mobil terbaru. Barcode itu umumnya menempel pada kaca samping belakang dekat pilar c.

Banyak pemilik mobil yang tidak tahu fungsi dari tanda batang tersebut. Alhasil mereka 'cuek' dan membiarkan stiker menempel pada kaca samping. Bagi pemilik mobil baru disarankan untuk melucuti stiker putih yang ada barcode-nya.

Menurut pihak Astra Credit Companies (ACC) stiker tersebut dikhawatirkan disalahgunakan oleh orang tidak bertanggung jawab.

"Jangan beri kemudahan para penjahat mengetahui nomor rangka dan mesin mobil Anda," tulis ACC, dikutip Senin (13/5).

Menurut ACC stiker itu hanya untuk kepentingan selama proses pengiriman dari pabrik ke dealer. Barcode diketahui untuk melacak informasi seputar seputar nomor mesin, nomor rangka, dan warna kendaraan.

Head Dealer Technical Support Toyota-Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan barcode berupa stiker di kaca mobil fungsinya sebagai tanda identifikasi kendaraan pada saat proses logistik.

"Stiker itu sebagai tanda identifikasi kendaraan saat proses logistik," ucap Didi, dilansir CNNIndonesia.

Ia pun tidak melihat stiker akan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Namun untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, stiker sebaiknya dilepas karena memuat nomor mesin hingga rangka kendaraan.

"Itu kan untuk memudahkan logistik mengetahui data," tutup Didi.

Posted in Bewara on May 15, 2019


Share to :