Menristekdikti: Mahasiswa Harus Jadi Generasi Terdidik Berwawasan Global

JAYABAYA.AC.ID, JAKARTA - Menristekdikti menekankan sejak berkuliah, mahasiswa harus banyak melihat inovasi di negara lain agar dapat memproduksi produk yang lebih baik di dalam negeri. Nasir melanjutkan ada dua cara pandang terhadap perkembangan inovasi, yaitu global to local dan local to global.

"Untuk membangun (produk) dalam negeri, kita perlu melihat ilmu pengetahuan yang berkembang di dunia. Kalau kita dalam ilmu pengetahuan, selalu berpikir global to local," ungkap Menteri Nasir saat memberi kuliah umum di hadapan mahasiswa Bidikmisi Universitas Tanjungpura (Untan).

Nasir menjelaskan cara pandang global to local hanya berlaku dalam belajar dari negara lain, namun tidak untuk berbisnis.

"Kalau kita membangun industri Indonesia, harus (berpikiran) local to global. Jangan kita global to local, kita impor terus. Tapi kalau kita local to global, bagaimana kita ekspor produk," ungkap Nasir, dilansir JPP.

Nasir meyakini mahasiswa sekarang dapat mempelajari produk inovatif dari luar negeri dengan teknologi informasi sehingga mereka tidak bisa hanya melihat peluang dan inovasi di kota atau perguruan tingginya sendiri.

"Anda tidak hanya akan di Pontianak saja. Jangan berpikiran aku hidup mati harus di Pontianak, jangan. Anda akan jadi orang global. Sekarang Anda sudah pakai handphone semua. Komunikasi Anda sudah global," ungkap Nasir di hadapan sekitar 150 mahasiswa Untan.

Nasir mendorong mahasiswa yang ada di Untan untuk melanjutkan berkuliah ke luar negeri agar dapat menerapkan inovasi yang sudah dipelajari dari negara lain tersebut.

"Harapannya lulusannya nanti bukan orang yang mencari pekerjaan ke Indonesia nanti, dia yang akan menciptakan lapangan kerja," harap Nasir.

Menristekdikti melihat mahasiswa Indonesia yang sudah berkuliah di negara lain lebih berani menerapkan inovasi.

"Karena anak-anak seperti ini, rata-rata mereka seorang risk taker, seorang berani mengambil risiko, seorang challenger, mudah-mudahan Anda jadi orang seperti itu," papar Nasir.

Posted in Bewara on Jan 23, 2019


Share to :